Alasan kenapa modif kiprok berbahaya untuk aki.

Alasan kenapa modif kiprok berbahaya untuk aki.

Alasan kenapa modif kiprok berbahaya untuk aki.


16 thoughts on “Alasan kenapa modif kiprok berbahaya untuk aki.

  1. Malik Budi

    Mungkin lebih tepatnya sebagai feedback regulator mas, agar tegangan keluaran dr regulator/kiprok tetap stabil pada tegangan atas batere/aki, krn tegangan keluaran dr kiprok selain digunakan untuk pengisian aki juga untuk memasok seluruh system, jd kalau dia cut off tentunya kiprok tidak mengalirkan arus ke sistem kelistrikan kendaraan, maaf kalau komen saya kurang tepat, maklum msh pemula

  2. Heru Masadi

    Di artikel sebenarnya ada penjelasan lanjut tp maaf gg ikut saya screenshot.
    Disitu dijelaskan semua jenis kiprox akan mengalihkan sumberdaya pada yg bertegangan unggul. Kalo aki lebih unggul aki yg kepake, dan sebaliknya

  3. Koko Eko Saputro

    Jika soket monitoring menerima arus 10volt, maka DC out akan meningkat sampe monitoring menerima arus 12 volt. Jika monitoring menerima arus 15 volt, maka DC out akan turun sampe monitoring menerima arus 12 volt.
    Kurang lebih spt itu. Tapi tidak berhenti ngecas. Kalo aki penuh ya DC outnya stabil di 12 volt. Aki jika di masukin 12 volt maka ga akan ngecas. Sehingga aman.
    Tapi prakteknya aslinya DC out selalu di 13 - 14,5 volt yg pernah saya ukur.
    Itu yg pernah saya coba, mohon maaf kalo salah.

  4. Zaini Ubaid

    kiprol n max lebih simpel. in 2 . out 2(-/+). gk pake monitoring kyak tiger. harga juga lebih miring.... 🙂 bentuk sama ama tiger begitu juga soketnya

Leave a Reply