Dari simulasi ini udah bisa sesuai yg di harapkan utk…

Dari simulasi ini udah bisa sesuai yg di harapkan utk membuat rangkaian delay ON 10dtk lalu led berkedip setiap 3dtk

Tapi kenapa begitu di praktekan Led nya sy ganti pake buzerd koq langsung bunyi teetttt.... tanpa ada delay ON nya ya pak.

Kira" dimana letak salahnya pak???

Sy ambil catu daya dari aki motor.
Untuk simulasinya sy pakai aplikasi "DROID TESLA"

Dari simulasi ini udah bisa sesuai yg di harapkan utk membuat rangkaian delay ON 10dtk lalu led berkedip setiap 3dtk

Tapi kenapa begitu di praktekan Led nya sy ganti pake buzerd koq langsung bunyi teetttt.... tanpa ada delay ON nya ya pak.

Kira


25 thoughts on “Dari simulasi ini udah bisa sesuai yg di harapkan utk…

  1. Paijo Paidin

    itu kemungkinan akibat perbedaan sensitivitas antara LED dengan buzzer terhadap tegangan... buzzer lebih peka, apalagi kalau rentang tegangan kerja buzzer 3-18 Volt...
    ukur dulu nilai tahanan buzzer... kemudian coba dikasih seri dengan resistor yang nilainya sekitar 1-3 kali nilai tahanan buzzer... diantara nilai yang berhasil, ambil nilai yang memberikan hasil terbaik (buzzer bunyi cukup keras, tetapi ada delay time)...

  2. Supriyono Pudjianto

    saya kurang jelas lihat tipe ic-nya. tapi kayaknya itu ic ne555, ya? kalo benar, dibagian atas itu kok ada 3 pin? pin apa saja? trus pin 3 / output itu kok tersambung ke salah satu pin diatas? kalo gak salah pasti salah satunya adalah pin 4 / reset. kalo benar, artinya pin reset diawal sudah mendapat low, artinya dia akan selalu low. pada kondisi ini buzzer pasti nyala.

  3. Wahyu

    Iya betul om.
    Itu ic 555
    Pin di atas itu ada 2 (pin vcc dan reset)
    Pin reset terhubung dgn output dan terhubung dgn jalur antara resistor 2k2 dan kapasitor 10nF
    Pin vcc (input 12v) terhubung langsung dgn jalur 12v.

  4. Paijo Paidin

    kalau yang pasti bisa jalan, pakai 2 buah IC-555... yang satu berfungsi untuk menunda on selama 10 detik... dan yang satunya lagi untuk mengedipkan setiap 3 detik...

  5. Paijo Paidin

    Sudah jadi mas, tinggal menentukan nilai R dan C untuk mengatur frekuensi kedipannya...
    kedip setiap 3 detik itu maksudnya 3 detik bunyi 3 detik mati... atau 1,5 detik bunyi 1,5 detik mati...

  6. Paijo Paidin

    Ini skemanya mas...
    gambar 7-segment di bagian abaikan saja... itu hanya penunjuk waktu delay di simulasi 10 detik lebih sedikit...
    ketika rangkaian dinyalakan, LED D1 akan langsung menyala selama 10 detik kemudian padam... kemudian seketika itu juga LED D2 dan buzzer menyala selama 1,5 detik kemudian mati selama 1,5 detik dan kemudian nyala lagi, mati lagi dan seterusnya...
    jika LED tidak diperlukan bisa tidak dipasang...

  7. New Farizbouwchacg Sewhelandcomphankcampingtd Kenhekgsrenteltgontheelgz

    mas paijo punya rangkaian led yg nyalanya tiap 1 detik bisa nyala kedip 2 kali????
    klo punya aq minta mas....rencana mau buat fariasi mtoor sndri 🙂

  8. Paijo Paidin

    di software proteus, output dari IC-555 tidak bisa untuk memberi power ke IC-555 lainnya... padahal di praktek nyata bisa... kelemahan proteus, IC dianggap mendapat power meskipun tidak dikonek ke mana-mana pin powernya... makanya saya pakai pin reset untuk mengaktifkan dan menonaktifkan IC di atas sehingga perlu tambahan transistor... padahal di praktek bisa langsung pakai pin-3 sebagai sink untuk IC kedua...

  9. Paijo Paidin

    betul sekali... tapi simulasi di diupload mas Didit R Ardiantta sepertinya lebih baik daripada yang diupload TS...
    kalau yang saya upload, basicnya sudah sering saya pakai...

  10. Paijo Paidin

    secara prinsip, software simulasi sangat membantu... tapi harus disertai pemahaman tentang basic rangkaian dan harus memahami kelemahan simulasi yang digunakan sehingga tidak terjebak dan tau dimana yang harus dikoreksi ketika praktek...

  11. Paijo Paidin

    mungkin saja begitu... tapi rangkaian delay on yang saya pakai itu tidak lazim karena saya menggunakan rangkaian dasar astable, yang lazim kan pakai monostable...
    saya pakai astable T=20 detit yang akan otomatis stop setelah setengah gelombang karena output pin 3 saya umpan ke reset pin 4...
    kalau pakai monostable auto power on triggered 10 detik juga bisa, tetapi di proteus auto power on trigger tidak bisa bekerja di simulasi, padahal di praktek nyata bisa...
    jadi kembali lagi ke pemahaman cara kerja rangkaian dan menyiasati kelemahan software simulasi...
    bagaimanapun juga software simulasi sangat membantu... beberapa kelemahan tetap ada tapi tidak menggugurkan manfaat jika kita mengetahuinya dan dapat menyiasatinya...

  12. Paijo Paidin

    karena simulator hanyalah alat, maka kompetensi dan "jam terbang" operator sangat besar pengaruhnya... (the man behind the gun >< the man in front the computer)...

Leave a Reply