Impor Barang Impor barang adalah kegiatan memasukkan barang ke daerah…

Impor Barang

Impor barang adalah kegiatan memasukkan barang ke daerah kepabeanan. Dalam hal ini bisa dari luar negeri atau kawasan ekonomi khusus.

Kesalahan yang sering terjadi adalah ketidaktauan kita terhadap regulasi impor barang.

Tulisan ini merupakan hasil dari pengalaman pribadi selama 5 tahun terakhir.

Langkah langkah dalam mengimpor barang.

1. Survey, Harga, seller dan tentukan dulu dari negara mana kita akan mengimpor.

2. Cari tau detail barang tersebut apakah termasuk dalam barang larangan dan pembatasan. Dengan meminta HSCode dari barang yang akan mita impor tersebut.

3. Cari tahu informasi mengenai HSCode bisa di cek di INSW ( Indonesian National Single Window). Cek apakah ada dokume tambahan yang diperlukan atau tidak. kalo semisal tidak ada berarti bisa masuk.

4. Pilih jasa pengiriman yang sesuai.

5. Pembayaran (Paypal, DOKu, Verified By Visa/Mastercard, Western Union, Transfer Bank)

6. Setelah semua dilalui tinggal kita berdoa semoga barang selamat sampai Indonesia

7. Setelah sampai Indonesia ada tahap pemeriksaan Bea cukai :

Sehubungan dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor PMK-182/PMK.04/2016 tentang Ketentuan Impor Barang Kiriman dan Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor PER-02/BC/2017 tentang Petunjuk Pelaksanaan Impor Barang Kiriman

Consignment Note (CN )

- Untuk barang kiriman dengan nilai USD 100 < FOB < USD 1500 berlaku tarif pembebanan tunggal sebesar Bea Masuk 7.5%;

- Untuk tarif PPN sebesar 10%

- Untuk tarif PPh yang memiliki NPWP sebesar 10% (dengan atau tanpa menggunakan API (Angka Pengenal Impor) sesuai Pasal 2 ayat 1 PMK 34/PMK.010/2017.

Untuk diproses CN, kami membutuhkan konfirmasi dari pihak Bapak/Ibu melalui email ini dengan melampirkan copy NPWP
Pejabat Bea dan Cukai berwenang melakukan pemeriksaan pabean yang meliputi penelitian dokumen dan pemeriksaan fisik barang (official assestment);

PIB (Pemberitahuan Impor Barang)

- Untuk tarif Bea Masuk mengacu pada HS Code yang digunakan

- Untuk tarif sebesar PPN 10%

- Untuk tarif PPh 2.5%

Untuk proses PIB, kami membutuhkan dokumen dibawah ini :

1. Surat Kuasa asli (draft terlampir)

2. Packing list ditandatangai dan distemple perusahaan (mohon dibuatkan surat pernyataan tanpa packing list apabila tidak ada PL nya)

3. Invoice asli dari pengirim, Jika tidak ada, mohon dibuatkan Surat Pernyataan Keabsahan Invoice asli (contoh terlampir) disertai copy invoice yang diberi stempel perusahaan (stempel basah)

4. NPWP, API, NIK (WAJIB) sesuai dengan manifest / awb, jika tidak maka harus mengajukan proses readdress ke Kepala Kantor Bea Cukai

5. DNP (Deklarasi Nilai Pabean) asli

6. PO (Purchase Order) Jika tidak ada PO, mohon dibuatkan surat pernyataan (contoh terlampir)

7. Bukti pembayaran atas pembelian paket ini ke shipper

Proses PIB ada beberapa tahap sebelum mendapatkan respon SPPB

Transfer data ke EDI

Respon billing ( jika billing sudah dibayarkan akan mendapatkan respon selanjutnya )

Penjaluran, Untuk proses penjaluran ada 3 yaitu :

a. Jalur Hijau : Barang langsung mendaptkan respon SPPB

b. Jalur kuning : Dokumen pelengkap akan di periksa oleh Bea Cukai

c. Jalur Merah : Proses pemeriksaan fisik barang dan dokumen pelengkap oleh Bea Cukai

Sekian informasinya semoga bermanfaat.

Salam
Jogja Spare Part
Impor Barang

Impor barang adalah kegiatan memasukkan barang ke daerah kepabeanan. Dalam hal ini bisa dari luar negeri atau kawasan ekonomi khusus.

Kesalahan yang sering terjadi adalah ketidaktauan kita terhadap regulasi impor barang.

Tulisan ini merupakan hasil dari pengalaman pribadi selama 5 tahun terakhir.

Langkah langkah dalam mengimpor barang.

1. Survey, Harga, seller dan tentukan dulu dari negara mana kita akan mengimpor.

2. Cari tau detail barang tersebut apakah termasuk dalam barang larangan dan pembatasan. Dengan meminta HSCode dari barang yang akan mita impor tersebut.

3. Cari tahu informasi mengenai HSCode bisa di cek di INSW ( Indonesian National Single Window). Cek apakah ada dokume tambahan yang diperlukan atau tidak. kalo semisal tidak ada berarti bisa masuk.

4. Pilih jasa pengiriman yang sesuai.

5. Pembayaran (Paypal, DOKu, Verified By Visa/Mastercard, Western Union, Transfer Bank)

6. Setelah semua dilalui tinggal kita berdoa semoga barang selamat sampai Indonesia

7. Setelah sampai Indonesia ada tahap pemeriksaan Bea cukai :

Sehubungan dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor PMK-182/PMK.04/2016 tentang Ketentuan Impor Barang Kiriman dan Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor PER-02/BC/2017 tentang Petunjuk Pelaksanaan Impor Barang Kiriman

Consignment Note (CN )

- Untuk barang kiriman dengan nilai USD 100 < FOB < USD 1500 berlaku tarif pembebanan tunggal sebesar Bea Masuk 7.5%;

- Untuk tarif PPN sebesar 10%

- Untuk tarif PPh yang memiliki NPWP sebesar 10% (dengan atau tanpa menggunakan API (Angka Pengenal Impor) sesuai Pasal 2 ayat 1 PMK 34/PMK.010/2017.

Untuk diproses CN, kami membutuhkan konfirmasi dari pihak Bapak/Ibu melalui email ini dengan melampirkan copy NPWP
Pejabat Bea dan Cukai berwenang melakukan pemeriksaan pabean yang meliputi penelitian dokumen dan pemeriksaan fisik barang (official assestment);

PIB (Pemberitahuan Impor Barang)

- Untuk tarif Bea Masuk mengacu pada HS Code yang digunakan

- Untuk tarif sebesar PPN 10%

- Untuk tarif PPh 2.5%

Untuk proses PIB, kami membutuhkan dokumen dibawah ini :

1. Surat Kuasa asli (draft terlampir)

2. Packing list ditandatangai dan distemple perusahaan (mohon dibuatkan surat pernyataan tanpa packing list apabila tidak ada PL nya)

3. Invoice asli dari pengirim, Jika tidak ada, mohon dibuatkan Surat Pernyataan Keabsahan Invoice asli (contoh terlampir) disertai copy invoice yang diberi stempel perusahaan (stempel basah)

4. NPWP, API, NIK (WAJIB) sesuai dengan manifest / awb, jika tidak maka harus mengajukan proses readdress ke Kepala Kantor Bea Cukai

5. DNP (Deklarasi Nilai Pabean) asli

6. PO (Purchase Order) Jika tidak ada PO, mohon dibuatkan surat pernyataan (contoh terlampir)

7. Bukti pembayaran atas pembelian paket ini ke shipper

Proses PIB ada beberapa tahap sebelum mendapatkan respon SPPB

Transfer data ke EDI

Respon billing ( jika billing sudah dibayarkan akan mendapatkan respon selanjutnya )

Penjaluran, Untuk proses penjaluran ada 3 yaitu :

a. Jalur Hijau : Barang langsung mendaptkan respon SPPB

b. Jalur kuning : Dokumen pelengkap akan di periksa oleh Bea Cukai

c. Jalur Merah : Proses pemeriksaan fisik barang dan dokumen pelengkap oleh Bea Cukai

Sekian informasinya semoga bermanfaat.

Salam
Jogja Spare Part



2 thoughts on “Impor Barang Impor barang adalah kegiatan memasukkan barang ke daerah…

  1. Ammar Maruf Achmad Iman Saputra

    Tulisan saya tidak ada tendesi untuk mengesampingkan produk lokal. Karena bagi teknisi atau hobiest sebagian spare part masih dari luar.

Leave a Reply