Mungkin anda perlu tau . PERHITUNGAN BOX SPEAKER "BASS REFLEX SYSTEM&quo

Mungkin anda perlu tau .
PERHITUNGAN BOX SPEAKER
"BASS REFLEX SYSTEM" .
-
Design & konstruksi .
by Sugeng Adiono PED .
-
Speaker & system box adalah terminal terakhir dari suatu perangkat sound system , yang tugasnya merubah besaran sinyal listrik menjadi besaran sinyal akustik , betapapun hebatnya perangkat audio yg anda miliki dalam satu sistem , nilai akhirnya adalah sistem speaker (salon spk) .
Sedangkan sistem box di dunia banyak sekali macamnya antara lain super acoustic transmision line sistem , double cavity sistem , Ambient sistem , Linear phase system , Acoustimass system , Air suspension system , twin drive sistem dll .
Yang saya sebut diatas mungkin masih ada yg kurang familier ditelinga anda , tp memang itu rata2 hanya konsumsi para audiophile .
Akan tetapi pemakaian sistem box terbanyak di dunia ± 85% (menurut survey) orang cenderung gunakan sistem box "Bass Reflex" , kenapa ?
Jawab nya simpel saja bentuk box sederhana & mudah dibuat itu saja , akan tetapi untuk merancang box speaker bass reflex yang bagus menghasilkan respons bass yg sesuai dg keinginan kita itu yg perlu dihitung & dipelajari teorinya , apakah jika asal2an tdk bunyi ? Ya tentu saja tetap bunyi , lha wong tanpa box saja juga bunyi .(mikir ... krik krik...)
Yang perlu diingat box speaker itu hanya untuk mendapatkan resonansi pada freq 500Hz kebawah terutama nada rendah pada frekwensi sekitar 60Hz , dengan kata lain hanya menguatkan suara bass saja . Sedangkan pada nada diatas freq 700Hz lebih cenderung penambahan "Radiator" bukan lagi "Resonator" yg diperlukan , atau dg kata lain penambah pengarah atau lensa akustik (acoustic lens) pada bagian depan speaker .
Apakah ada sistem yg menerapkan Resonator & Radiator diatas freq 700Hz , ya tentu saja ada contohnya speaker corong (toa) . Pada bagian menonjol ditengah diatas membran voice coil itu Resonatornya , sedangkan corong adalah radiotor / pengarah , contoh radiator lainya entah ini anda sadari atau tidak jika kita memanggil seseorang dikejauhan dg menghalangi kiri kanan mulut dg telapak tangan itu adalah fungsinya sebagai radiator .
-
RUMUS DASAR RESONATOR
-
V = 2,54 x Gf x Ø spk (inchi) .
Dimana :
V = Volume isi (liter) .
Gf = Gain faktor .
Ø spk = Besar diameter speaker (inchi) .
-
Bahan box speaker bisa dari particle wood , play wood , kayu papan tapi yang bagus gunakan jenis play wood / multi plex , karena mempunyai serat yang saling berlawanan sehingga lebih tahan terhadap tekanan & lebih tegar , ringan serta lebih mudah dibentuk . Adalah hal salah kaprah jika hasil terbaik jika gunakan particle wood (baca partikel wud) kalo sy tanya alasanya apa? Krn lbh empuk dr kayu & tentunya suara lbh empuk , ya sekalian sy timpali knp tdk bikin salon spk dr kasur , yg benar pabrikan salon speaker memang rata2 gunakan partikel wood , alasanya hanya satu lbh murah biaya produksi nya .
Untuk menghitung tebal dari bahan box speaker tergantung dari besar diameter speaker sedangkan rumus perhitunganya sbb :
Rumus perhitungan ini untuk bahan dari particle wood , jika gunakan multi plex rumus tetap sama , hanya hasilnya dikalikan 0,6 .
Tapi jika gunakan papan kayu hrs dilihat sendiri jenis kayu keras atau lunak , jika lunak ikut standart partikel tp jika papan keras ikut standart play wood .
Sekarang saatnya main hitung2an sediakan pena , kertas & penggaris , bagi yg tidak biasa main hitung2an boleh juga sediakan bodrex .
-
Tebal papan = Ø spk / 10 x 2,54 .
Contoh :
Berapa tebal papan untuk speaker 12" ?
Jawab :
Tebal papan = 12/10 x 2,54 .
= 1,2 x 2,54 .
= 3 cm .
Jadi tebal papan dg bahan particle wood = 3 cm .
Jika gunakan papan dr bahan play wood / multi plex :
3 cm x 0,6 = 1,8 cm .
-
Sedangkan menentukan lubang duck Resonator juga ada hubunganya dg diameter speaker , dg gunakan Gain faktor speaker sbg acuan .
Rumus :
Ø Duck = Gf / √π x 2,54 .
Contoh :
Berapakah besar diameter lubang duck speaker 12" ?
Lihat tabel Gf 12" = 5 .
Jawab :
Ø Duck = Gf / √π x 2,54 .
= 5 / 1,77245385 x 2,54 .
= 7,1 cm .
7,1 cm ini diameter dalam pipa duck bukan diameter lubang di baffle .
Lubang di baffle (baca befel) , tergantung tebal pipa gunakan bahan apa ? misal pvc , kertas tebal yg digulung (bekas gulungan kertas / kain) , bambu dll , untuk itu lubang pd baffel ukur diameter luar pipa duck , sdg panjang pipa ± 1/2 dr tebal box , ideal diadjust untuk mendapatkan suara yg bagus terutama freq rendah (bass) .
Pipa duck lebih panjang misal 3/4 dr tebal box , pipa bisa ditarik / dimasukan sambil didengar suara yg paling bagus bass nya (pulen) . Jika sudah didapat yg maximal tinggal dipotong supaya rata dg baffle .
Bentuk lubang duck tidak harus bulat , bisa dibuat segi empat , segi panjang dll asal lebar permukaan sesuai hitungan .
-
Port / duck ini penting diperhatikan jika terlalu lebar / sempit maka box gagal beresonsi pada nada 60Hz atau resonan pada freq diatas 125Hz bahkan diatasnya lagi .
Pada keadaan resonansi maka gerakan cone speaker / membran & gerakan udara di celah merupakan gerakan expansi & kompresi yg saling berlawanan arah . Tetapi jika dipandang dari luar resonator , gerakan cone speaker & gerakan udara "sefase" .
Disaat cone speaker maju kedepan maka gerakan udara di celah juga maju ke depan & sebaliknya juga sama , oleh karena gerakan tersebut sefase , akibatnya terjadi penggabungan yang saling menguatkan getaran suara .
Secara teori gain bisa diatas 5dB , jika ini diaplikasikan dg daya 10W yg keluar lebih dari 50W . Bayangkan saja jika power anda 100W saja maka yg dihasilkan mampu bikin horeg ruangan .
-
PERHITUNGAN BOX .
Untuk menentukan volume suatu box sebetulnya sulit biarpun sudah ketemu volume brp liter . Agar lebih mudah menghitung dg tepat volume isi , dengan box kita harus gunakan referensi . Jika suatu bejana ukuran lebar 1m x panjang 1m x tinggi 1m = 1 m³ .
Jika bejana diisi air akan menampung 1000 liter .
Untuk memudahkan hitungan ,
1 m = 100 cm .
Volume = 100 x 100 x (100) .
= 1000.000 ml
Jika diubah ke lillter maka :
Volume = 1000.000 / 10³ .
= 1000 liter .
Sengaja salah satu unsur ini sy masukan "dalam kurung" ini yg kita pake sbg acuan hitungan nantinya .
Jika angka yg dalam kurung saya ganti 1/2 nya maka volume secara otomatis akan menjadi 1/2 nya atau 500 liter .
Sekarang kita hitung ulang / cross check apakah benar ?
V = 100 x 100 x (50) .
= 500.000 .
Maka jika diubah dalam liter :
V = 500.000 / 10³ .
= 500 liter .
Jika sudah cocok hitungan diatas maka ini bisa digunakan sebagai acuan .
-
Saat nya skg beraksi hitung keperluan box untuk speaker 12" .
Diketahui :
Gf spk 12" = 5 (lihat data di gbr) .
Rumus :
V = 2,54 x Gf x Ø spk (inchi)
= 2,54 x 5 x 12 .
= 152,4 liter .
-
Sekarang kita masukan persamaan :
V = 100 x 100 x (152,4 / 1000 x 100).
= 100 x 100 x 15,24 .
= 152.400 ml .
-
Untuk menentukan "lebar baffle" & "tinggi box" anda yg menentukan . Tp untuk lebar baffle hrs dihitung "lebih lebar" dari diameter speaker . Terserah ditambah berapa , jika speaker ukuran 12" hrs diubah ke cm , = 12 x 2,54 = 30,45 cm .
Misal lebar kita tentukan 40 cm &
Tinggi misal 100 cm .
Maka ukuran box :
=152,400 / (40 lebar) .
= 3810 / (100 tinggi) .
= 38,1 cm adalah "tebal" dari box .
-
Maka sekarang sudah ketemu ukuran box dg volume dg volume sebesar 152,4 liter :
L = 40 cm .
T = 100 cm
Tebal = 38 cm .
-
Apabila diinginkan tebal & lebar sama (segi 4 ) yg perlu dihitung dulu adalah tinggi nya , tp ini hrs diperhatikan keperluan lebar minimum dr baffle nya krn ini terkait dg diameter speaker .
Contoh :
Tinggi = 110 cm .
= 152400 / 110 (tinggi) .
= 1385,5 .
Untuk lebar & tebal box
√1385,5 = 37 cm .
Jadi :
Tinggi = 110 cm .
Lebar = 37 cm .
Tebal = 37 cm .
-
Jika diinginkan tampilan box lebih tipis , atau lebih tebal ke belakang dg cara memperlebar baffle atau merubah Tinggi . Jika dihitung maka hasil akhir volume dari box speaker tetap & tdk berubah walaupun dimensinya berbeda , jika volume tetap maka "Resonansi" juga tidak berubah .
-
Finishing .
Pada langkah terakhir adalah pemasangan "glass wool" , spon tipis ± 1cm , atau bisa gunakan kain selimut di seluruh permukaan bagian dalam , sedangkan yang perlu ditambah glass wool lbh tebal ± 5cm pada bagian belakang speaker juga pada dinding bagian belakang & bagian bawah (lihat gambar) .
Tujuan pemasangan glass wool ini adalah untuk meredam nada2 diatas 500 Hz agar tidak ikut beresonansi di dalam box , jika ini terjadi akan menyebabkan ringing & nada bass yg dihasilkan kurang mantab , jika saya pinjam istilah jawa akan terjadi suara "ngumplung" , artinya seperti suara dalam kaleng .
Jika untuk "sub woofer" perbedaan pada pemasangan glass wool sama seperti diatas hanya pemambahan glass wool pada semua ruang tersisa dg cara "glass wool" direnggangkan spy tdk padat , sehingga mampu meredam nada rendah diatas 125Hz , krn nada sub lo berada dibawah 125Hz .
-
Kesimpulan :
Susunan box bass reflex bukanlah yang terbaik walaupun tidak bisa dipungkiri bahwa gain / penguatan nada bass yang dihasilkan bisa dibilang yang terbesar jika dibandingkan dengan sistem box yang lain , dlm contoh jika dibandingkan sistem suspension / box tertutup rapat perbedaan bisa mencapai diatas 5dB , ini artinya 5x lebih kuat , misal dg daya power 10W seakan gunakan power 50W , akan tetapi jika diamati dg benar nada bass yg dihasilkan menimbulkan colorasi yg berlebihan (tidak murni) tapi justru ini yg banyak disukai banyak orang , bahkan sy pernah uji dengar dg 3 org yg berbeda , 1 orang awam , 1 org audiophile & 1 orang operator sound , saat sy peragakan 2 unit box speaker , box bass reflex sistem & super acoustic transmision line sistem ini mereka punya pendapat yang berbeda sekalipun yang saya putar lagu yg sama , dg volume yg sama dr power class A Direct Coupling . Jadi intinya "suara enak & mantab" itu tidak bisa kita paksakan , karena sifat nya relatif & tergantung dari kebiasaan yg dia dengar . Justru yg bisa dijadikan patokan sebetulnya yg terucap dr org yg awam , krn penilaianya lbh jujur .
-
Mungkin ini tdk beda dg selera seseorang pria terhadap wanita , pingin istri yg semok , ingin yg kurus , ingin yg gemuk , ingin yg glowing & montok & ini anda tdk bisa melarang atau memaksakan , nama nya selera pasti beda2 & itu wajar ..
Selamat berkreasi ...
.








Leave a Reply