yg suka mengeluh listrik mahal, monggo disimak,,,,

yg suka mengeluh listrik mahal, monggo disimak,,,,



13 thoughts on “yg suka mengeluh listrik mahal, monggo disimak,,,,

  1. Supriyono Pudjianto

    Dengan kekayaan dan sumber daya yg ada di Indonesia. Seharusnya listrik tidak perlu mahal. Karena sumber utk membangkitkan listrik ada di dalam negeri.
    Dan sumber daya itu sudah dilindungi UUD 1945. Utk digunakan utk kemakmuran rakyat bukan dikomersialkan.
    Masalahnya adalah pemerataannya sampai saat ini blm bisa diwujudkan.
    Masalah pemerataan itu adalah kewajiban pemerintah. Bukan kewajiban rakyat. Karena rakyat sdh menyisihka sebagian hartanya utk pajak. Serta mengiklashkan beberapa sumber ekonomi utk dikelolah negara melalui BUMN dan perusahaan negara.
    Nah dengan itu negara harus bisa membangun infrastruktur termasuk listrik.
    Dan kenaikan listrik ini bukan utk membangun infrastruktur tapi hanya pemeliharaan dan pengembangan dari listrik yg sudah ada. Dan sebagian memang harus disubsidi oleh pemerintah.
    Dan yg menyedihkan adalah penikmat tarif itu adalah pemilik pembangkit asing. Baik di geothermal maupun PLTU / PLTGU.
    Yg saya tau di Geothermal. Hanya ada 2 BUMN yg menjalankan. Pertamina Geothermal Energy dan Geo Dipa Energy (CMIIW). Sedang geothermal yg lain milik asing...

  2. Ipung Sudarsono

    Metro tivu kok di percaya, hallo?... Hapus aja dari memory chanel nya mas, kan sudag ada buktinya, sampai seorang pejabat di demo waktu mau kunjungan gara2 berita dari metro tivu

  3. Gadhang Permana Aji

    Negara ini penikmat PLTU batubara, indonesia menyetujui perjanjian paris tentang lingkungan (coba baca COP 21 paris).
    Itu sebabnya subsidi BBM dan listrik semakin dihapuskan dan pajak kendaraan ada biaya tambahan.

    Kalo bukan karna perjanjian lingkungan internasional, kenapa harus BBM, listrik, dan pajak kendaraan yg 'diusik' harganya ?
    Kenapa bukan rokok ato yg lainnya ?

  4. Supriyono Pudjianto

    Saya kira kita disini cukup berpendapat saja.
    Mengapa Listrik harus tetap disubsidi atau Harus dicabut subsidinya.
    Mengingat ini group teknik bukan group politik.
    Hindari Pembicaraan POLITIK.
    Bisa jadi nanti dihapus oleh admin

  5. Mas Sugi

    Sebanyak 23 juta dari 48 juta pelanggan golongan ini diduga tak berhak menerima subsidi listrik namun menjadi pelanggan 450-900 VA yang tarifnya disubsidi. Efek dari pencabutan ini maka akan ada kenaikan tarif listrik 123%-225% di 2016, sehingga masyarakat didorong beralih ke golongan 1.300 VA yang sudah tak disubsidi.....

Leave a Reply